Artinya umat Islam wajib mengikuti Sunnah, dan wajib menjauhi bid'ah, sebagaimana telah diwasiatkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Saudaraku kaum muslimin, Mengikuti Sunnah memiliki banyak keutamaan yang menunjukkan keindahannya. Di antaranya ialah sebagai berikut. Pertama: Menunjukan Bukti Kecintaan Kepada Allah. PerintahUntuk Mengikuti Sunnah Rasulullah Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. maka lebih baik dia mengikuti jalan para sahabat, karena kebaikan hanya dari jalan mereka. Maka hendaklah kalian berpegang teguh dengan Sunnah-ku, dan sunnah para khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah (peganglah) sunnah tersebut dengan Iniboleh juga dikatakan bid'ah, tetapi bid'ah hasanah, yaitu bid'ah yang baik. (H.R. Bukhari, lihat Fathul Bari X, hal. 390 - 396) Dari keterangan hadits 1 sampai 5, betapa kita diwajibkan untuk mengikuti sunnah para sahabat yang tidak dikenal pada zaman Rasulullah Saw. Bahkan dalam hadits yang ke-4 selain ahlu sunnah wal jama'ah MengikutiPemahaman Sahabat Nabi Dalam Beragama. Melihat banyaknya kaum muslimin sekarang yang terkotak-kotak oleh pemikiran kelompok semata, menunjukkan adanya standar ganda dalam memahami ajaran mereka. Memang dalam faktanya di lapangan mereka mengklaim bahwa memahami ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan As- Sunnah. Vay Tiแปn Nhanh Ggads. Jakarta - Jabal Rahmah menjadi salah satu tujuan ziarah para jemaah haji atau umrah. Bukit ini menjadi saksi dari banyaknya peristiwa bersejarah dalam perkembangan Islam, salah satunya yakni sebagai tempat pertama bertemunya Adam dan Hawa ketika di Rahman berlokasi di Arafah. Bukit ini diyakini masyarakat setempat sebagai tempat pertama peremuan Adam dan Hawa di Bumi. Tempat ini kemudian kerap disebut sebagai bukit cinta atau bukit kasih Jabal RahmahJabal Rahmah merupakan nama salah satu bukit yang secara geologis terbentuk dari bebatuan yang tingginya sekitar 70 meter. Sementara pegunungan Jabal Rahmah membentang mulai dari pegunungan As-Sa'ad menuju pertengahan tanah wukuf di Arafah dengan ketinggian 339 meter di atas permukaan laut. Di tengah Jabal Rahmah terdapat tugu atau monumen yang terbuat dari beton persegi empat berwarna putih. Lebarnya 1,8 meter dan tingginya 8 meter. Adapun Jabal Rahmah terletak di tepi Padang Arafah yang merupakan daerah pinggiran timur Makkah. Jaraknya sekitar 1,5 km dari Masjid lain dari Jabal Rahmah adalah bukit kasih sayang. Dinamai hal tersebut nama Jabal Rahmah diambil dari kata rahmah yang berarti kasih sayang. Hingga saat ini, Jabal Rahmah menjadi salah satu tempat legendaris yang tidak pernah sepi dari kunjungan jemaah haji maupun umrah dari seluruh menurut buku Doa-Doa Khusus Ibadah Haji yang disusun oleh Amirulloh Syarbini, asal-usul dari nama Jabal Rahmah juga berkaitan dengan peristiwa pertemuan antara Nabi Adam dan istrinya Siti Hawa setelah sekian lama dipisahkan oleh Allah SWT. Maksud kasih sayang dari Jabal Rahmah merujuk pada kasih sayang antara Adam dan Hawa yang telah lama Adam AS dan Siti Hawa berpisah selama 200 tahun saat diturunkan ke bumi, sebagaimana dikatakan Abdul Mutaqin dalam buku Kain Ihram Anak Kampung. Akhirnya keduanya bertemu di Arafah, yang saat ini dijadikan tempat pertemuan umat Islam setiap pendapat lain yang menyebut, Nabi Adam AS berpisah dengan Siti Hawa selama 500 tahun, 300 tahun, bahkan ada yang mengatakan 40 tahun. Wallahu a' Turunnya Wahyu Terakhir Rasulullah SAWBerdasarkan buku Mengais Berkah di Bumi Sang Rasul karya Ahmad Hawassy, selain menjadi tempat bertemunya kembali Nabi Adam AS dan Siti Hawa, Jabal Rahmah menjadi lokasi khutbah yang dilakukan Rasulullah SAW dalam menjelaskan kesempurnaan agama SAW menyampaikan turunnya Surat Al-Maidah ayat 3 merupakan wahyu terakhir yang mengabarkan bahwa Islam sudah yang disampaikan Sang Rasul saat Haji Wada haji terakhir itu disambut dengan begitu gembira oleh umat muslim, kecuali Umar bin Khattab dan Abu Bakar Ash Shiddiq yang memiliki firasat akan ditinggalkan Rasulullah. Oleh sebab itulah mereka berdua pun khutbah terakhir itu, Rasulullah menekankan bahwa Islam adalah agama yang sempurna. Rasulullah pun telah menyampaikan apa yang diperintahkan oleh Allah dengan jelas kepada seluruh umatnya. Pedoman umat muslim yang berupa Al-Quran dapat dijadikan penolong dan sumber utama dalam menyelesaikan masalah hingga akhir ke Jabal Rahmah Saat Hari ArafahBersumber dari buku 1001 Fakta Dahsyat Mukjizat Kota Makkah yang ditulis oleh Asima Nur Salsabila, pada dasarnya tidak terdapat petunjuk langsung dari Rasulullah SAW yang menjadi dasar hukum bagi jemaah haji untuk menaiki Jabal Rahmah sebagaimana yang sering dilakukan oleh orang-orang saat hari itu, tidak ada petunjuk dari Rasulullah SAW ketika berhaji untuk menaiki gunung tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari manasik. Rasulullah SAW pernah berpesan dalam sabdanya, "Ambillah manasik haji dariku."Mengikuti Rasulullah SAW, Khulafaur Rasyidin dan para sahabat setia serta pengikut Rasulullah SAW tidak pernah naik ke gunung tersebut ketika mereka sedang berhaji, juga tidak menjadikannya sebagai bagian dari manasik haji. Mereka hanya mengikuti apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang pada saat itu juga tidak dari sumber yang sama, terdapat dalil yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW berada di bawah gunung tersebut di sisi batu besar. Beliau bersabda, "Aku wukuf di sini, namun seluruh Arafah merupakan tempat yang boleh digunakan untuk melakukan wukuf. Naiklah dari perut Arafah."Oleh karena itu, para ulama menganggap bid'ah perbuatan yang menyatakan naik ke Jabal Rahma ketika berhaji malah meembuatnya dianggap sebagai bagian dari manasik haji. Sebab, menurut hadits riwayat Muslim, seseorang yang melakukan amalan yang tidak ada dalam tuntunan dari Allah dan Rasul-Nya, maka amalannya akan sisi lain, bukan berarti mengunjungi Jabal Rahmah ketika berhaji menjadi larangan atau sesuatu yang diharamkan. Jadi, jelas bahwa mengunjungi Jabal Rahmah bukan salah satu ajaran dan hal yang dianjurkan oleh Rasulullah tetapi boleh dilakukan dengan maksud mulia lainnya seperti misalnya ziarah, menambah pengetahuan, atau sekadar melihatnya sebagai salah satu bukti kekuasaan penjelasan dari kisah mengenai bukit Jabal Rahmah yang menjadi salah satu destinasi jemaah haji yang berkesempatan untuk berkunjung. Syaikh Abu Abdirrahman Yahya bin Ali Al-Hajuriy hafidzahullah Soal hadits โ€œWajib atas kalian untuk berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang terbimbingโ€. Apakah arti โ€œSunnah Khulafaur Rasyidinโ€ apabila mereka mengikuti sunnah nabi Shallallahuโ€™alaihi wa aalihi Wasallam? Jawaban Arti hadits adalah bahwa diharuskan mengambil sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam, dan ini kewajiban bagi setiap muslim, dalam hal tersebut para Khulafaur Rasyidin, dan tidak diperbolehkan bagi seorangpun untuk meninggalkan sunnah Rasul-Nya.. Dan inilah arti sabdanya โ€œWajib atas kalian untuk berpegang teguh dengan sunnahkuโ€ yaitu sesuai dengan jalannya Khulafaur Rasyidin. Dan Hadits sebagai dalil akan wajibnya mengikuti sunnah Rasul-Nya Shallallahuโ€™alaihi wa alaa aalihi wasallam sebagaimana pemahaman salaf yang Khulafaur Rasyidin adalah pemimpin mereka. Dan sunnah dalam bahasa artinya jalan. Seorang penyair berkata ู…ู† ู…ุนุดุฑ ุณู†ุช ู„ู‡ู… ุขุจุงุคู‡ู… ูˆู„ูƒู„ ู‚ูˆู… ุณู†ุฉ ูˆุฅู…ุงู…ู‡ุง โ€œDari sekelompok orang yang telah di beri contoh oleh bapak-bapak mereka , dan setiap kaum mempunyai kebiasaan dan juga yang memimpinnyaโ€. Maka maksudnya adalah memahami Qurโ€™an dan Sunnah sebagaimana pemahaman mereka. Dahulu mereka jika berselisih, mereka kembali kepada dalil-dalil sebagai yang Allah azza wa jalla perintahkan. Allah berfirman ู‚ุงู„ ุชุนุงู„ู‰ ูˆูŽู…ูŽุง ุงุฎู’ุชูŽู„ูŽูู’ุชูู…ู’ ูููŠู‡ู ู…ูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกู ููŽุญููƒู’ู…ูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุดูˆุฑู‰ 10 โ€œDan apa yang kalian perselisihkan maka keputusannya kepada Allah.โ€ QS Asy-Syura 10 Dan taโ€™ala berfirman ูˆู‚ุงู„ ุชุนุงู„ู‰ ๏ดฟููŽุฅูู†ู’ ุชูŽู†ูŽุงุฒูŽุนู’ุชูู…ู’ ูููŠ ุดูŽูŠู’ุกู ููŽุฑูุฏู‘ููˆู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู„ู ุฅูู†ู’ ูƒูู†ุชูู…ู’ ุชูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุขุฎูุฑู ุงู„ู†ุณุงุก59 โ€œDan jika kalian berpeda pendapat dalam suatu perkara, maka kembalikan lah kepada allah dan rasul, jika kalian beriman dengan allah dan hari akhirโ€. QS An-nisa 59; Dan Allah azza wa jalla berfirman ูˆู‚ุงู„ ุนุฒ ูˆุฌู„ ๏ดฟูˆูŽู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูู…ูุคู’ู…ูู†ู ูˆูŽู„ุง ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุฉู ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุถูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑู‹ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู’ุฎููŠูŽุฑูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุฑูู‡ูู…ู’๏ดพ [ุงู„ุฃุญุฒุงุจ36]ุŒ โ€œDan tidaklah pantas bagi seorang mukmin dan mukminah jika ada keputusan Allah dan Rasul-Nya, justru mempunyai pilihan keputusan mereka dari sendiriโ€. QS Al-Ahzab 36 Maka tidak diperbolehkan bagi seseorang agama Allah untuk dia memilih dan meninggalkan semau dia. Allah berfirman ู‚ุงู„ ุงู„ู„ู‡ ๏ดฟููŽู„ุง ูˆูŽุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ู„ุง ูŠูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุญูŽูƒู‘ูู…ููˆูƒูŽ ูููŠู…ูŽุง ุดูŽุฌูŽุฑูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ุซูู…ู‘ูŽ ู„ุง ูŠูŽุฌูุฏููˆุง ูููŠ ุฃูŽู†ููุณูู‡ูู…ู’ ุญูŽุฑูŽุฌู‹ุง ู…ูู…ู‘ูŽุง ู‚ูŽุถูŽูŠู’ุชูŽ ูˆูŽูŠูุณูŽู„ู‘ูู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ู‹ุง๏ดพ ุงู„ู†ุณุงุก65 โ€œMaka tidak demi Rabb-mu, tidaklah mereka beriman sampai mereka menjadikanmu sebagai penengah dalam perselisihan mereka, kemudian mereka tidak mendapati keganjalan dalam diri mereka terhadap keputusan mu dan benar benar menerima.โ€ QS Annisa 65 ูุงู„ุณู†ุฉ ุฏูŠู† ูˆุงู„ุญุฌุฉ ู‡ูˆ ูƒุชุงุจ ุงู„ู„ู‡ ูˆุณู†ุฉ ุฑุณูˆู„ู‡ุŒ ูˆู„ูŠุณ ู„ุฃุญุฏ ุณู†ุฉ ู…ุน ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู…ุŒ ูˆุฅู„ุง ู„ูƒุงู† ุดุฑุนู‹ุง ุขุฎุฑุŒ โ€œMaka sunnah adalah agama dan hujjah adalah kitabullah dan sunnah rasul-Nyaโ€ Dan tidak ada seorangpun yang mempunyai hak membuat sunnah yang setara dengan Rasulullah shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam, dan jika ada yang membuatnya , maka itulah ajaran lain. Allah berfirman ูˆุงู„ู„ู‡ ูŠู‚ูˆู„ ๏ดฟุฃูŽู…ู’ ู„ูŽู‡ู…ู’ ุดูุฑูŽูƒูŽุงุกู ุดูŽุฑูŽุนููˆุง ู„ูŽู‡ู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ููŠู†ู ู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฃู’ุฐูŽู†ู’ ุจูู‡ู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽู„ูŽูˆู’ู„ุง ูƒูŽู„ูู…ูŽุฉู ุงู„ู’ููŽุตู’ู„ู ู„ูŽู‚ูุถููŠูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุธู‘ูŽุงู„ูู…ููŠู†ูŽ ู„ูŽู‡ู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุฃูŽู„ููŠู…ูŒ๏ดพ ุงู„ุดูˆุฑู‰21 โ€œApakah mereka mempunyai sekutu yang mensyariatkan untuk mereka dalam agama, yang tidak pernah allah idzin kan, Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang yang zalim bagi mereka azab yang amat pedih.โ€ QS Asy-Syura 21 โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”- 1 ุฃุณุฆู„ุฉ ุนุจุฑ ุงู„ู‡ุงุชู ู…ู† ุงู„ุฅู…ุงุฑุงุชุŒ ุจุชุงุฑูŠุฎ ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ุฌู…ุนุฉ 25 ุฐูŠ ุงู„ุญุฌุฉ 1422ู‡โ€.. ุฏู…ุงุฌ โ€“ ุฏุงุฑ ุงู„ุญุฏูŠุซ. Soal via telepon dari pemerintah, pada malam Jumโ€™at tanggal 25 Dzulhijjah 1422H. Dammaj Darul Hadits. Sumber Saluran Telegram Fawaid Manhaj min aqwali Annashihul amin Yahya bin Ali Al-hajuriy hafidzahullah. Alih bahasa dan editor Team Ashhabulhadits ุณู†ุฉ ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูŠู† โ–ซ๏ธ ุงู„ุณุคุงู„ ุญุฏูŠุซ ุนู„ูŠูƒู… ุจุณู†ุชูŠ ูˆุณู†ุฉ ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูŠู† ุงู„ู…ู‡ุฏูŠูŠู†ยป.. ู…ุง ู…ุนู†ู‰ ุณู†ุฉ ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูŠู† ุฅุฐุง ูƒุงู†ูˆุง ู‡ู… ูŠุชุจุนูˆู† ุณู†ุฉ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู…ุŸ โ–ซ๏ธ ุงู„ุฅุฌุงุจุฉ ู…ุนู†ู‰ ุงู„ุญุฏูŠุซ ุฃู†ู‡ ูŠู„ุฒู… ุงู„ุฃุฎุฐ ุจุณู†ุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู…ุŒ ูˆู‡ุฐุง ูˆุงุฌุจ ุนู„ู‰ ูƒู„ ู…ุณู„ู… ุจู…ุง ููŠ ุฐู„ูƒ ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูˆู†ุŒ ู„ูŠุณ ู„ุฃุญุฏ ุชุฑูƒ ุณู†ุฉ ุฑุณูˆู„ู‡ .. ูู‡ุฐุง ู…ุนู†ู‰ ู‚ูˆู„ู‡ ุนู„ูŠูƒู… ุจุณู†ุชูŠยปุŒ ุฃูŠ ุนู„ู‰ ุทุฑูŠู‚ุฉ ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูŠู†ุŒ ูˆู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ ุฏู„ูŠู„ ุนู„ู‰ ูˆุฌูˆุจ ุงุชุจุงุน ุณู†ุฉ ุฑุณูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ุนู„ู‰ ูู‡ู… ุงู„ุณู„ู ุงู„ุฐูŠู† ุฐุฑูˆุชู‡ู… ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูˆู†. โ–ซ๏ธ ูˆุงู„ุณู†ุฉ ููŠ ุงู„ู„ุบุฉ ุงู„ุทุฑูŠู‚ุฉุŒ ู‚ุงู„ ุงู„ุดุงุนุฑ ู…ู† ู…ุนุดุฑ ุณู†ุช ู„ู‡ู… ุขุจุงุคู‡ู…==ูˆู„ูƒู„ ู‚ูˆู… ุณู†ุฉ ูˆุฅู…ุงู…ู‡ุง ูุงู„ู…ู‚ุตูˆุฏ ูู‡ู… ุงู„ูƒุชุงุจ ูˆุงู„ุณู†ุฉ ุนู„ู‰ ูู‡ู…ู‡ู…. ูƒุงู†ูˆุง ุฅุฐุง ุงุฎุชู„ููˆุง ูŠุนูˆุฏูˆู† ูƒู…ุง ุฃู…ุฑ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ ุฅู„ู‰ ุงู„ุฃุฏู„ุฉุŒ ู‚ุงู„ ุชุนุงู„ู‰ ๏ดฟูˆูŽู…ูŽุง ุงุฎู’ุชูŽู„ูŽูู’ุชูู…ู’ ูููŠู‡ู ู…ูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกู ููŽุญููƒู’ู…ูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู๏ดพ; [ุงู„ุดูˆุฑู‰10]. ูˆู‚ุงู„ ุชุนุงู„ู‰ ๏ดฟููŽุฅูู†ู’ ุชูŽู†ูŽุงุฒูŽุนู’ุชูู…ู’ ูููŠ ุดูŽูŠู’ุกู ููŽุฑูุฏู‘ููˆู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู„ู ุฅูู†ู’ ูƒูู†ุชูู…ู’ ุชูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุขุฎูุฑู๏ดพ; [ุงู„ู†ุณุงุก59]. ูˆู‚ุงู„ ุนุฒ ูˆุฌู„ ๏ดฟูˆูŽู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูู…ูุคู’ู…ูู†ู ูˆูŽู„ุง ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุฉู ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุถูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑู‹ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู’ุฎููŠูŽุฑูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุฑูู‡ูู…ู’๏ดพ; [ุงู„ุฃุญุฒุงุจ36]ุŒ โ–ซ๏ธ ูู„ูŠุณ ู„ุฃุญุฏ ุฃุจุฏู‹ุง ุฃู† ูŠุฎุชุงุฑ ู…ุง ุดุงุก ู…ู† ุฏูŠู† ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠุชุฑูƒ ู…ุง ุดุงุกุŒ ู‚ุงู„ ุงู„ู„ู‡ ๏ดฟููŽู„ุง ูˆูŽุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ู„ุง ูŠูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุญูŽูƒู‘ูู…ููˆูƒูŽ ูููŠู…ูŽุง ุดูŽุฌูŽุฑูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ุซูู…ู‘ูŽ ู„ุง ูŠูŽุฌูุฏููˆุง ูููŠ ุฃูŽู†ููุณูู‡ูู…ู’ ุญูŽุฑูŽุฌู‹ุง ู…ูู…ู‘ูŽุง ู‚ูŽุถูŽูŠู’ุชูŽ ูˆูŽูŠูุณูŽู„ู‘ูู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ู‹ุง๏ดพ; [ุงู„ู†ุณุงุก65]. โ–ซ๏ธูุงู„ุณู†ุฉ ุฏูŠู† ูˆุงู„ุญุฌุฉ ู‡ูˆ ูƒุชุงุจ ุงู„ู„ู‡ ูˆุณู†ุฉ ุฑุณูˆู„ู‡ุŒ ูˆู„ูŠุณ ู„ุฃุญุฏ ุณู†ุฉ ู…ุน ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู…ุŒ ูˆุฅู„ุง ู„ูƒุงู† ุดุฑุนู‹ุง ุขุฎุฑุŒ ูˆุงู„ู„ู‡ ูŠู‚ูˆู„ ๏ดฟุฃูŽู…ู’ ู„ูŽู‡ู…ู’ ุดูุฑูŽูƒูŽุงุกู ุดูŽุฑูŽุนููˆุง ู„ูŽู‡ู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ููŠู†ู ู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฃู’ุฐูŽู†ู’ ุจูู‡ู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽู„ูŽูˆู’ู„ุง ูƒูŽู„ูู…ูŽุฉู ุงู„ู’ููŽุตู’ู„ู ู„ูŽู‚ูุถููŠูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุธู‘ูŽุงู„ูู…ููŠู†ูŽ ู„ูŽู‡ู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุฃูŽู„ููŠู…ูŒ๏ดพ; [ุงู„ุดูˆุฑู‰21]. โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”- 1 ุฃุณุฆู„ุฉ ุนุจุฑ ุงู„ู‡ุงุชู ู…ู† ุงู„ุฅู…ุงุฑุงุชุŒ ุจุชุงุฑูŠุฎ ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ุฌู…ุนุฉ 25 ุฐูŠ ุงู„ุญุฌุฉ 1422ู‡โ€.. ุฏู…ุงุฌ โ€“ ุฏุงุฑ ุงู„ุญุฏูŠุซ. ููˆุงุฆุฏ ู…ู†ู‡ุฌูŠุฉ ู…ู† ุฃู‚ูˆุงู„ ุงู„ู†ุงุตุญ ุงู„ุงู…ูŠู† ู…ุนู†ู‰ ุณู†ุฉ ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูŠู† Published by Jasmine Umar โ€œTidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan pertolongan Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembaliโ€ Huud 88 Abu Jasmine bin Umar bin Ali Nurdin Al-Palembangy Al-Andalasiyุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ View all posts by Jasmine Umar ุณู†ู† ุงุจู† ู…ุงุฌู‡ ูขูค ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‡ู ุจู’ู†ู ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏูŽ ุจู’ู†ู ุจูŽุดููŠู’ุฑู ุจู’ู†ู ุฐูŽูƒู’ูˆูŽุงู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ูู…ูŽุดู’ู‚ููŠู‘ู ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุงู„ู’ูˆูŽู„ููŠู’ุฏู ุจู’ู†ู ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‡ู ุจู’ู†ู ุงู„ู’ุนูŽู„ูŽุงุกู ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ููŠู’ ูŠูŽุญู’ูŠูŽู‰ ุจู’ู†ู ุฃูŽุจููŠ ุงู„ู’ู…ูุทูŽุงุนู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุงู„ู’ุนูุฑู’ุจูŽุงุถูŽ ุจู’ู†ูŽ ุณูŽุงุฑููŠูŽุฉูŽ ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽุงู…ูŽ ูููŠู’ู†ูŽุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽ ุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฐูŽุงุชูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู ููŽูˆูŽุนูŽุธูŽู†ูŽุง ู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉู‹ ุจูŽู„ููŠู’ุบูŽุฉู‹ ูˆูŽุฌูู„ูŽุชู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆู’ุจู ูˆูŽ ุฐูŽุฑูŽููŽุชู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ุนููŠููˆู’ู†ู ููŽู‚ููŠู’ู„ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุนูŽุธู’ุชูŽู†ูŽุง ู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉูŽ ู…ููˆูŽุฏู‘ูุนู ููŽุงุนู’ู‡ูŽุฏู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุจูุนูŽู‡ู’ุฏู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ู’ุนู ูˆูŽ ุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉู ูˆูŽ ุฅูู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู‹ุง ุญูŽุจูŽุดููŠู‘ู‹ุง ูˆูŽ ุณูŽุชูŽุฑูŽูˆู’ู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุฏููŠู’ ุงุฎู’ุชูู„ูŽุงูู‹ุง ุดูŽุฏููŠู’ุฏู‹ุง ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุจูุณูู†ู‘ูŽุชููŠู’ ูˆูŽ ุณูู†ู‘ูŽุฉู ุงู„ู’ุฎูู„ูŽููŽุงุกู ุงู„ุฑู‘ูŽุงุดูุฏููŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู‡ู’ุฏููŠู‘ููŠู’ู†ูŽ ุนูŽุถู‘ููˆู’ุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุจูุงู„ู†ู‘ูŽูˆูŽุงุฌูุฐู ูˆูŽ ุฅููŠู‘ูŽุงูƒูู…ู’ ูˆูŽ ุงู„ู’ุฃูู…ููˆู’ุฑูŽ ุงู„ู’ู…ูุญู’ุฏูŽุซูŽุงุชู ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ูƒูู„ู‘ูŽ ุจูุฏู’ุนูŽุฉู ุถูŽู„ูŽุงู„ูŽุฉูŒ. Sunan Ibnu Mฤjah 42 Telah menceritakan kepada kami Abdullฤh bin Aแธฅmad bin Basyฤซr bin Dzakwฤn ad-Dimasyqฤซ berkata Telah menceritakan kepada kami al-Walฤซd bin Muslim berkata Telah menceritakan kepada kami Abdullฤh bin al-Alฤโ€™ berkata Telah menceritakan kepadaku Yaแธฅyฤ bin Abil-Muthฤ ia berkata Aku mendengar Irbฤdh bin Sฤriyah berkata โ€œPada suatu hari Rasลซlullฤh shallallฤhu alaihi wa sallam berdiri di tengah-tengah kami. Beliau memberi nasihat yang sangat menyentuh, membuat hati menjadi gemetar, dan airmata berlinangan. Lalu dikatakan โ€œWahai Rasลซlullฤh, engkau telah memberikan nasihat kepada kami satu nasihat perpisahan, maka berilah kami satu wasiat.โ€ Beliau bersabda โ€œHendaklah kalian bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat meski kepada seorang budak Habasyi. Dan sepeninggalku nanti, kalian akan melihat perselisihan yang sangat dahsyat, maka hendaklah kalian berpegang dengan sunnahku dan sunnah para khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham, dan jangan sampai kalian mengikuti perkara-perkara yang dibuat-buat, karena sesungguhnya semua bidโ€™ah itu adalah sesat.โ€œDerajat Syaikh al-Albani SAD 3991; MA 16521, 16522; SD ุงุจู† ู…ุงุฌู‡ ูฃูค ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุฅูุณู’ู…ูŽุงุนููŠู’ู„ู ุจู’ู†ู ุจูุดู’ุฑู ุจู’ู†ู ู…ูŽู†ู’ุตููˆู’ุฑู ูˆูŽ ุฅูุณู’ุญูŽุงู‚ู ุจู’ู†ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽูˆู‘ูŽุงู‚ู ู‚ูŽุงู„ูŽุง ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ู†ู ุจู’ู†ู ู…ูŽู‡ู’ุฏููŠู‘ู ุนูŽู†ู’ ู…ูุนูŽุงูˆููŠูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ุตูŽุงู„ูุญู ุนูŽู†ู’ ุถูŽู…ู’ุฑูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ุญูŽุจููŠู’ุจู ุนูŽู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุจู’ู†ู ุนูŽู…ู’ุฑููˆ ุงู„ุณู‘ูู„ูŽู…ููŠู‘ู ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุณูŽู…ูุนูŽ ุงู„ู’ุนูุฑู’ุจูŽุงุถูŽ ุจู’ู†ูŽ ุณูŽุงุฑููŠูŽุฉูŽ ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู ูˆูŽุนูŽุธูŽู†ูŽุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽ ุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉู‹ ุฐูŽุฑูŽููŽุชู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ุนููŠููˆู’ู†ู ูˆูŽ ูˆูŽุฌูู„ูŽุชู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆู’ุจู ููŽู‚ูู„ู’ู†ูŽุง ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ู‡ุฐูู‡ู ู„ูŽู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉู ู…ููˆูŽุฏู‘ูุนู ููŽู…ูŽุงุฐูŽุง ุชูŽุนู’ู‡ูŽุฏู ุฅูู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุชูŽุฑูŽูƒู’ุชููƒูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุถูŽุงุกู ู„ูŽูŠู’ู„ูู‡ูŽุง ูƒูŽู†ูŽู‡ูŽุงุฑูู‡ูŽุง ู„ูŽุง ูŠูŽุฒููŠู’ุบู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏููŠู’ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู‡ูŽุงู„ููƒูŒ ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุนูุดู’ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ููŽุณูŽูŠูŽุฑูŽู‰ ุงุฎู’ุชูู„ูŽุงูู‹ุง ูƒูŽุซููŠู’ุฑู‹ุง ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุจูู…ูŽุง ุนูŽุฑูŽูู’ุชูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุณูู†ู‘ูŽุชููŠู’ ูˆูŽ ุณูู†ู‘ูŽุฉู ุงู„ู’ุฎูู„ูŽููŽุงุกู ุงู„ุฑู‘ูŽุงุดูุฏููŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู‡ู’ุฏููŠู‘ููŠู’ู†ูŽ ุนูŽุถู‘ููˆู’ุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุจูุงู„ู†ู‘ูŽูˆูŽุงุฌูุฐู ูˆูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉู ูˆูŽ ุฅูู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู‹ุง ุญูŽุจูŽุดููŠู‘ู‹ุง ููŽุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู ูƒูŽุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽู„ู ุงู„ู’ุฃูŽู†ููู ุญูŽูŠู’ุซูู…ูŽุง ู‚ููŠู’ุฏูŽ ุงู†ู’ู‚ูŽุงุฏูŽ. ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ูŠูŽุญู’ูŠูŽู‰ ุจู’ู†ู ุญูŽูƒููŠู’ู…ู ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู’ู…ูŽู„ููƒู ุจู’ู†ู ุงู„ุตู‘ูŽุจู‘ูŽุงุญู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู…ูŽุนููŠู‘ู. ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุซูŽูˆู’ุฑู ุจู’ู†ู ูŠูŽุฒููŠู’ุฏูŽ ุนูŽู†ู’ ุฎูŽุงู„ูุฏู ุจู’ู†ู ู…ูŽุนู’ุฏูŽุงู†ูŽ ุนูŽู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ู†ู ุจู’ู†ู ุนูŽู…ู’ุฑููˆ ุนูŽู†ู’ ุงู„ู’ุนูุฑู’ุจูŽุงุถู ุจู’ู†ู ุณูŽุงุฑููŠูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุจูู†ูŽุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽ ุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุตูŽู„ูŽุงุฉูŽ ุงู„ุตู‘ูุจู’ุญู ุซูู…ู‘ูŽ ุฃูŽู‚ู’ุจูŽู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุจููˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ู ููŽูˆูŽุนูŽุธูŽู†ูŽุง ู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉู‹ ุจูŽู„ููŠู’ุบูŽุฉู‹ ููŽุฐูŽูƒูŽุฑูŽ Ibnu Mฤjah 43 Telah menceritakan kepada kami Ismฤฤซl bin Bisyr bin Manshลซr dan Isแธฅฤq bin Ibrฤhฤซm as-Sawwฤq keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami Abd-ur-Raแธฅmฤn bin Mahdฤซ, dari Muฤwiyah bin Shฤliแธฅ, dari Dhamrah bin แธคabฤซb, dari Abd-ur-Raแธฅmฤn bin Amru as-Sulamฤซ bahwasanya ia mendengar Irbฤdh bin Sฤriyah berkata Rasลซlullฤh shallallฤhu alaihi wa sallam memberi kami satu nasihat yang membuat air mata mengalir dan hati menjadi gemetar. Maka kami berkata kepada beliau โ€œYa Rasลซlullฤh, sesungguhnya ini merupakan nasihat perpisahan, lalu apa yang engkau wasiatkan kepada kami?โ€ Rasลซlullฤh shallallฤhu alaihi wa sallam bersabda โ€œAku telah tinggalkan untuk kalian petunjuk yang terang, malamnya seperti siang. Tidak ada yang berpaling darinya setelahku melainkan ia akan binasa. Barang siapa di antara kalian hidup, maka ia akan melihat banyaknya perselisihan. Maka kalian wajib berpegang teguh dengan apa yang kalian ketahui dari sunnahku, dan sunnah para Khulafฤโ€™-ur-Rฤsyidฤซn yang mendapat petunjuk, gigitlah sunnah-sunnah itu dengan gigi geraham. Hendaklah kalian taat meski kepada seorang budak แธคabasyi. Orang mukmin itu seperti seekor unta jinak, di mana saja dia diikat dia akan menurutinya.โ€œ Telah menceritakan kepada kami Yaแธฅyฤ bin แธคakฤซm berkata Telah menceritakan kepada kami Abd-ul-Mฤlik bin ash-Shabbฤแธฅ al-Mismaฤซ berkata Telah menceritakan kepada kami Tsaur bin Yazฤซd, dari Khฤlid bin Madฤn, dari Abd-ur-Raแธฅmฤn bin Amru, dari Irbฤdh bin Sฤriyah ia berkata โ€œRasลซlullฤh shallallฤhu alaihi wa sallam mengimami kami pada shalat Shubuh, kemudian Beliau berpaling kepada kami dan memberi nasihat yang sangat menyentuh.โ€ Lalu ia menyebutkan sebagaimana dalam hadits di Syaikh al-Albani MA pada 20 Agustus Dari 457 372Kali.

mengikuti sunnah para sahabat dan khulafaur rasyidin merupakan perintah